



 |
|
Sambutan Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar
Pertama-tama izinkan saya memperkenalkan diri saya. Nama saya Drs. Noboru NOMURA, selaku Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Sulawesi Selatan. Saya setelah lulus dari Universitas Indonesia (FISIPOL-UI) pada tahun 1978, bekerja pada Kementerian Luar Negeri Jepang sebagai staf ahli Indonesia dan selama ini pernah bertugas 3 kali di Kedubes Jepang di Jakarta, 2 kali di Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, dan satu kali di Konsulat Jepang di Denpasar (kini Konsulat Jenderal Jepang) selaku kepala kantor. Selain itu pernah bertugas satu kali di Kedubes Jepang di Belanda dan pada tahun 1999 saya diutus ke Timor-Timur
(kini Timor Leste)selaku Political Affairs Officer untuk mengawasi jajak pendapat rakyat setempat yang disebut (UNAMET). Namun demikian adalah pertama kali bagi saya untuk ditempatkan di Makassar yang serba berbeda kondisi kehidupannya ketimbang daerah lain tempat saya bertugas sebelumnya sehingga walaupun sudah 2 tahun 2 bulan tinggal di Kota
Makassar tapi saya masih perlu banyak belajar tentang Makassar.
Dengan berbagai pertimbangan, maka pada tahun 2009 kantor kami berubah status dan nama kantornya menjadi Kantor Konsuler Jepang dari Konsulat Jenderal Jepang (Konsulat Jenderal Jepang di Makassar dibuka pada tahun 1977)dibawah naungan Kedubes Jepang di Jakarta. Wilayah yang kami tangani mencakup 10 Propinsi dari 33 Propinsi yang ada di Republik Indonesia dan luas wilayah tsb.hampir 2 kali lebih luas dari seluruh wilayah Jepang, yakni 6 Propinsi di Sul-Sel, 2 Propinsi di Maluku, dan 2 Propinsi di Papua. Pertanggal 1 Oktober 2011, terdaftar 217 orang Jepang yang berdomisili di wilayah kami dan 86 orang di
antaranya berdomisili di Makassar, yaitu Ibu Kota Sul-Sel di mana kantor kami berada. Kendatipun jumlah staf kantor kami hanya 10 orang yaitu 3 orang Jepang termasuk saya sendiri dan 7 orang staf Indonesia namun kantor kami tetap melayani urusan konsuler termasuk urusan visa bagi orang Indonessia dan orang asing , urusan passport bagi warga
Jepang, kegiatan Kebudayaan dan Penerangan termasuk urusan beasiswa pemerintah Jepang dll. yang tak jauh berbeda fungsinya dengan Konsulat Jenderal.
Sebagaimana diketahui bersama bahwa Kawasan Indonesia Timur kaya akan sumber mineral (Gas Alam, Nikel, Tembaga, Emas dll) , hasil laut (rumput laut, udang, ikan dll), hasil pertanian(kakao, kopi, beras, jagung dll), disamping sumber pariwisata yang terdiri dari kepulauan yang amat menakjubkan sehingga Ibu Kota Makassar sebagai pintu masuk Kawasan Indonesia Timur, wilayah ini sangat penting bagi Jepang dan diharapkan lebih berkembang secara dinamis kelak.
Kami senantiasa akan berusaha membantu dan memberi pelayanan yang memadai kepada segenap tamu kami demi untuk meningkatkan hubungan baik antara Jepang dan Indonesia.
November 23, 2011
Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar
Drs. Noboru NOMURA
|