PRESS RELEASE 2004

Jakarta, 3 Agustus 2004

Jepang Membangun Kembali Gedung Sekolah Dasar Serta Memberikan Peralatan Pendidikan di Cibodas, Sukabumi

[English Version]


1. Dengan selesainya proyek pembangunan kembali gedung sekolah dasar di Cibodas dan pemberian bantuan berupa peralatan pendidikan, yang dibiayai melalui bantuan hibah skala kecil dari Pemerintah Jepang (grass-root grant aid), pada tanggal 3 Agustus 2004 telah dilaksanakan upacara penyerahan proyek, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Alumni OISCA di Indonesia, selaku organisasi pelaksana proyek ini. OISCA (Organization for Industrial, Spiritual and Cultural Advancement; Organisasi bagi Kemajuan di bidang Industri, Spiritual dan Budaya). Hadir pada acara ini antara lain, Bapak Maman Sulaeman, Bupati Sukabumi dan para wakil dari Pemda Kabupaten Sukabumi serta Bapak Shigekazu Sato, Minister pada Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

2. Pemerintah Jepang telah memberikan bantuan hibah senilai US$ 69.752 (Rp 591.853.860) pada bulan Januari lalu untuk pembangunan kembali gedung sekolah yang mengalami kerusakan dan roboh akibat angin kencang serta memberikan peralatan pendidikan. Asosiasi Alumni OISCA di Indonesia telah bekerja bersama dengan orang tua murid serta masyarakat di desa Kertaraharja untuk melaksanakan pembangunan proyek ini.

3. Pada upacara tersebut, Minister Sato, menyampaikan sambutan sebagai berikut: gPendidikan, khususnya tingkat pendikan dasar, merupakan hak dasar yang harus di jamin kepada semua anak yang kelak akan memikul masa depan Indonesia dan kita sebagai orang tua harus melindungi hak anak tersebut selamanya. Saya sangat bahagia bahwa Pemerintah Jepang dapat mendukung proyek ini dengan secara bersama-sama percaya bahwa pendidikan bagi anak adalah penting bagi masa depan Indonesia. Kami menyampikan ucapan terima kasih kepada saudara sekalian yang telah berupaya menyelenggarakan upacara ini dan kami berharap dengan dukungan dan upaya saudara sekalian lingkungan pendidikan yang baik dapat lebih ditingkatkanh.

Catatan:
Asosiasi Alumni OISCA di Indonesia, selaku organisasi pelaksana, aktif melakukan kegiatan dalam bidang pembangunan dan pelatihan sumberdaya manusia dalam bidang pertanian, khususnya di Cikembar, Sukabumi.



Jakarta, August 3, 2004

Japan rebuilt an elementary school and provided educational equipment in Cibodas, Sukabumi.

1. Upon the completion of the project for rebuilding Cibodas elementary school and providing educational equipments, which was financed through Japanese government grass-root grant aid, a gturn-overh was held on Tuesday, 3 August 2004, organized by OISCA (Organization for Industrial, Spiritual and Cultural Advancement) Alumni Association in Indonesia, implementing organization of this project. The ceremony was attended by the Head of Regency, Mr. Maman Sulaeman and representatives from Sukabumi regency government and Mr. Shigekazu Sato, Minister of the Embassy of Japan in Indonesia.

2. The Japanese government had extended assistance of a total of grant US$ 69,752 (Rp.591,853,860) last January to rebuild the school building which was destructed by sudden gusts of wind and to provide educational equipments. OISCA Alumni Association in Indonesia has worked together with parents of the students and people in Kertaraharja village to implement this project.

3.@During the turn-over ceremony, Minister Sato expressed his congratulation and said, gEducation, especially elementary level, is a basic human right which should be assured to every children who will shoulder the future of Indonesia and we, grown-ups, must protect their rights forever. I am very happy that the Japanese government could support this project with sharing the belief that education for children is important to the Indonesian future. I express my gratitude to you all who have made efforts to organize this ceremony and sincerely hope that better educational environment and regional society would be further promoted with your support and effort. h

Note:
OISCA Alumni Association in Indonesia, the implementing organisation, is playing active parts in the field of Agricultural Development and Personnel Training especially in Cikembar, Sukabumi.


£