Kunjungan Kehormatan Peserta JET Programme Batch ke-40 kepada Bapak Myochin Mitsuru, Kuasa Usaha ad interim Jepang untuk Indonesia

2026/8/10
ceremony1
ceremony2

Pemerintah Jepang menyelenggarakan Japan Exchange and Teaching (JET) Programme yang memberikan kesempatan kepada organisasi pemerintah daerah untuk menunjuk pemuda dari berbagai negara sebagai staf khusus pemerintah lokal guna mengajar bahasa asing dan olahraga di sekolah-sekolah yang ada di seluruh Jepang, serta bekerja di bidang pertukaran internasional pada pemerintah daerah. Empat partisipan dari Indonesia yaitu Saudari Siti Nurasiah, Saudara Hugo Erawan, Saudari Ma’rifah Ribusanah, dan Saudara Khairun Ar Rasyid terpilih sebagai peserta pada JET Programme Batch ke-40 kali ini.

Saudari Siti Nurasiah mengambil jurusan sastra Jepang di universitas dan memiliki pengalaman studi di Jepang. Kali ini beliau akan ditempatkan di Kota Wakannai, Hokkaido dan rencananya akan bertugas sebagai Koordinator Hubungan Internasional yang terlibat dalam berbagai aktivitas pertukaran internasional termasuk memberikan dukungan dalam kehidupan sehari-hari kepada warga Indonesia, menyebarluaskan informasi dalam bahasa asing, menyelenggarakan kegiatan pertukaran guna mempromosikan pemahaman lintas budaya dengan masyarakat setempat, melakukan penerjemahan secara lisan dan tulisan, serta berbagai aktivitas lainnya. 

Saudara Hugo Erawan mempelajari rekayasa material (material engineering) di universitas dan memperdalam penelitiannya selama menempuh studi di Jepang. Beliau akan bertugas di Kota Nemuro, Hokkaido sebagai Koordinator Hubungan Internasional. Dengan memanfaatkan kemampuan bahasa Jepangnya yang mumpuni, Saudara Hugo akan menjadi jembatan penghubung melalui berbagai kegiatan pertukaran internasional, termasuk penyebaran informasi dan penyelenggaraan lokakarya.

Saudari Ma’rifah Ribusanah menempuh studi jurusan pendidikan bahasa Jepang di universitas. Kali ini beliau akan ditempatkan di Higashikawa-Cho, Hokkaido dan rencananya akan bertugas sebagai Koordinator Hubungan Internasional yang terlibat dalam berbagai kegiatan pertukaran internasional, termasuk menyebarluaskan informasi. merencanakan dan mengelola inisiatif untuk mempromosikan pemahaman internasional.

Saudara Khairun Ar Rasyid mengambil jurusan sastra Jepang di universitas dan memiliki pengalaman studi di Jepang. Kali ini beliau akan bertugas sebagai Koordinator Hubungan Internasional di Misato-Cho, Pefektur Shimane dan rencananya akan terlibat dalam berbagai aktivitas pertukaran internasional, termasuk melakukan pekerjaan terkait “Bali No Machizukuri” berdasarkan perjanjian persahabatan antara Misato-cho dan Desa Mas, Bali.

Pada 31 Juli lalu, bertempat di Kedutaan Besar Jepang, 4 partisipan JET Programme 2026 tersebut melakukan kunjungan kehormatan kepada Bapak Myochin Mitsuru, Kuasa Usaha ad interim Jepang untuk Indonesia. Pada kesempatan ini, Bapak Myochin memberikan semangat serta mendoakan agar keempat peserta dapat meraih kesuksesan selama menjalankan tugas di Jepang. 

Keempat partisipan JET Programme rencananya akan mulai beraktivitas di lokasi penugasan masing-masing pada awal Agustus 2026.

Referensi: Resume Mengenai JET Programme
JET Programme merupakan singkatan dari Japan Exchange and Teaching Programme (Program Pertukaran dan Pengajar Jepang) yaitu sebuah proyek kerja sama 3 kementerian di Jepang, Kementerian Luar Negeri; Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi; dan Kementerian Urusan Rumah Tangga & Komunikasi dengan organisasi pemerintah daerah (CLAIR) untuk menugaskan pemuda dari berbagai negara sebagai staf khusus pemerintah lokal, memberi kesempatan untuk mengajar bahasa asing, olahraga dan lain-lain di SMP dan SMA yang ada di seluruh Jepang, serta bekerja di bidang pertukaran internasional pada pemerintahan lokal. Program JET terdiri dari 3 bidang kerja yaitu bidang ALT – Asisten Guru Bahasa, bidang CIR – Kordinator Hubungan Internasional dan SEA –Konsultan Pertukaran di Bidang Olahraga.

Asisten Guru Bahasa (ALT : Assistant Language Teacher)
Asisten Guru Bahasa umumnya bertugas di sekolah atau Komite Pendidikan, mengemban tugas pada pada pembelajaran bahasa asing sebagai asisten guru Jepang yang membidangi pelajaran bahasa asing serta terlibat pada kegiatan ekstrakurikuler. 

Kordinator untuk Hubungan Internasional (CIR : Coordinator for International Relations)
Koordinator untuk Hubungan Internasional umumnya ditempatkan pada departemen yang membidangi pertukaran internasional di organisasi pemerintah daerah, dan terlibat dalam kegiatan pertukaran internasional. Isi pekerjaannya menuntut aplikan memiliki kemampuan bahasa Jepang yang tinggi. 

Advisor Pertukaran Olahraga (SEA : Sports Exchange Advisor)
Advisor Pertukaran Olahraga umumnya akan bertugas di organisasi pemerintah daerah dan bertindak sebagai instruktur di bidang olahraga. Sebagai spesialis dalam bidang olahraga tertentu, advisor di bidang SEA diharapkan berperan secara aktif pada pertukaran internasional melalui perencanaan metode pelatihan dan proyek yang berhubungan dengan olahraga.

Para pemuda peserta JET Pogramme akan merasakan pengalaman tentang Jepang melalui kegiatan yang berhubungan erat dengan pihak pemerintah daerah dan penduduk setempat, baik di organisasi pemerintah maupun sekolah di seluruh Jepang. Lebih lanjut, diharapkan para peserta juga tetap berperan aktif sebagai jembatan penghubung antara Jepang dan Indonesia melalui aktivitas di berbagai bidang setelah kembali ke tanah air. 

Sejauh ini ada 30 peserta dari Indonesia yang telah berpartisipasi sebagai peserta JET Programme, dan 11 orang di antaranya tengah beraktivitas di Jepang.