Proyek rehabilitasi gedung sekolah senilai lebih dari 1.5 Milyar Rupiah di SMP Negeri 1 Jatirejo Mojokerto (senilai US$ 90,853) dan SD Negeri 2 Kepuh Kajang Jombang (senilai US$90,841) telah berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari 1 tahun. Hibah dari Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang ini terealisasi atas kerjasama dengan Pemerintah Propinsi Jawa Timur.
Acara peresmian gedung sekolah akan berlangsung pada tanggal 26 Oktober 2010 berpusat di SMP Negeri 1 Jatirejo Mojokerto. Peresmian akan dilakukan oleh Konsul Jenderal Jepang Mr. Masaaki Takano, Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur Dr. Rasiyo, M.Si, Kepala SMP Negeri 1 Jatirejo Mojokerto Bapak H. Duladi, dan Kepala SD Negeri 2 Kepuh Kajang Jombang Bapak Hariyono.
SMP Negeri 1 Jatirejo Mojokerto adalah sekolah berstandar nasional dengan jumlah siswa yang cukup besar yaitu lebih dari 700 siswa. Sedangkan SD Negeri 2 Kepuh Kajang Jombang adalah sekolah di pinggir kota dengan kepadatan penduduk tinggi. Kesamaan dari kedua sekolah adalah buruknya keadaan infrastruktur dan lingkungan belajar. Sebelumnya, gedung sekolah berada dalam kondisi memprihatinkan. Jika musim hujan tiba, siswa dan guru dihadapkan dengan atap yang bocor serta kemungkinan bangunan roboh.
Proyek ini bertujuan untuk merehabilitasi gedung sekolah dalam rangka penyediaan infrastruktur yang sehat bagi pendidikan di Jombang dan Mojokerto dengan perincian sebagai berikut:
1. Rehabilitasi Gedung Sekolah SMP Negeri 1 Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur Total nilai proyek = sampai dengan US$ 90,853 Organisasi penerima: SMP Negeri 1 Jatirejo Kabupaten Mojokerto Nama Kepala: Bapak Duladi.
2. Rehabilitasi Gedung Sekolah SD Negeri 2 Kepuh Kajang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur Total nilai proyek: sampai dengan US$ 90,841 Organisasi Penerima: SD Negeri 2 Kepuh Kajang, Kabupaten Jombang Nama Kepala: Bapak Hariyono.
Diharapkan, bantuan dari Pemerintah Jepang akan mampu menyediakan lingkungan belajar yang sehat dan memadai. Sehingga, kualitas pendidikan dasar di Mojokerto dan Jombang semakin meningkat.
|