Pelaksanaan Acara Penandatanganan Kontrak Bantuan Hibah Grassroots untuk Keamanan Manusia Tahun Anggaran 2025 (Periode Kedua)

2026/3/5
ceremony1
ceremony2
 
Pada tanggal 5 Maret telah diselenggarakan acara penandatanganan kontrak bantuan hibah Grassroots untuk Keamanan Manusia: “The Project for The Construction of School Buildings for Community Learning Center in Lamahala, East Flores” , “The Project for The Provision of Medical Equipment for General Hospital in West Tasifeto, Belu, East Nusa tenggara” dan “The Project for The Construction of Islamic Elementary School Building in Karang Pucung, Lampung Selatan, Lampung” di Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. Penandatanganan kontrak dilakukan antara Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Bapak MYOCHIN Mitsuru, dan perwakilan dari yayasan/ lembaga penerima hibah.
 
Informasi terkait 3 proyek yang ditandatangani hari ini dapat dilihat pada lampiran ini (.pdf). Ketiga proyek ini merupakan proyek-proyek yang diajukan ke Kedutaan Besar Jepang dan terpilih setelah melewati proses seleksi untuk dilaksanakan sebagai proyek Bantuan Hibah Grassroots untuk Keamanan Manusia tahun anggaran 2025 (Periode Kedua). 
 
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sirfah di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menyediakan program pendidikan gratis bagi masyarakat yang putus sekolah formal di wilayah tersebut, sehingga mereka dapat memperoleh ijazah setingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Namun, karena belum memiliki ruang kelas sendiri dan hanya dapat meminjam ruang kelas milik sekolah dasar di sekitar lokasi pada waktu-waktu tertentu saat tidak digunakan, sulit untuk memenuhi jumlah jam pelajaran yang diperlukan. Melalui proyek ini, untuk memperbaiki kondisi tersebut akan dibangun dua gedung sekolah baru (empat ruang kelas) serta fasilitas penyediaan air, guna meningkatkan lingkungan pendidikan dan memperluas akses pendidikan di wilayah tersebut..
 
Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, saat ini hanya mampu melayani sekitar 40% pasien yang membutuhkan transfusi darah karena keterbatasan peralatan medis. Selain itu, sekitar setengah dari tempat tidur pasien mengalami kerusakan akibat usia pakai dan sudah tidak lagi layak digunakan. Melalui proyek ini, untuk memperbaiki kondisi tersebut akan dilaksanakan pengadaan peralatan medis (1 unit inkubator darah, 1 unit mesin pemisah plasma, serta 20 set tempat tidur medis buatan Jepang), guna meningkatkan sistem pelayanan kesehatan rumah sakit tersebut serta memperbaiki lingkungan rawat jalan dan rawat inap bagi masyarakat setempat.
 
Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, saat ini melaksanakan kegiatan belajar mengajar di gedung sekolah yang telah berusia sekitar 60 tahun dan berisiko roboh. Perlengkapan kelas juga mengalami kerusakan serius akibat usia pakai, dan fasilitas toilet hanya tersedia 1 unit untuk sekitar 100 siswa. Selain itu, karena kekurangan ruang kelas, setiap tahun sekolah terpaksa menolak sekitar 15 calon siswa. Melalui proyek ini, untuk memperbaiki kondisi tersebut akan dibangun satu gedung sekolah baru (3 ruang kelas), 4 unit toilet, serta dilakukan pengadaan perlengkapan kelas, guna mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan higienis.
 
Bantuan Hibah Grassroots untuk Keamanan Manusia merupakan suatu skema yang dapat membantu masyarakat Indonesia secara langsung dengan memanfaatkan pengetahuan dari Yayasan/ Organisasi seperti LSM yang melakukan kegiatan dalam tingkat “grassroots”. Proyek yang terpilih kali ini diharapkan akan berkontribusi dalam mengatasi berbagai isu pembangunan pada tingkat masyarakat grassroots di Indonesia.
 



 
ceremony3
ceremony4
ceremony5
ceremony6